Kubah Masjid Bahan Bitumen, Apakah Aman?

Kubah Panel Khas Mustaka Beda Dari Yang Lain

Bitumen – Ada yang baru nih dari mustaka, yuk kita baca!

Pemakaian material bahan untuk kubah sekarang semakin banyak dan sangat bermacam-macam jenisnya, mulai dari stainless steel hingga sekarang bitumen. Lalu apa itu ?

bitumen

Secara singkatnya bitumen adalah cairan aspal hasil persenyawaan hidrogen dan karbon (hidrokarbon) serta sedikit memuat sulfur, klor, dan oksigen. Pada suhu ruang, aspal tampak padat padahal ia cairan yang teramat kental. Pengaplikasiannya bisa bermacam-macam, salah satunya pada genteng.

Setelah kita tahu, maka apa sih kelebihan dan kekurangannya, lalu apakah aman untuk diaplikasikan pada kubah masjid?

bitumen

Kelebihan adalah mempunyai daya tahan yang kuat sehingga dapat menghadang serangan air, api serta angina kencang. Ketahanan 20 hingga 30 tahun sehingga dapat di gunakan dalam jangka panjang, dan dalam satu meter persegi, beratnya mencapai 13kg. Bitumen juga mempunyai variasi serta berbagai macam warna yang tergolong sangat banyak sesuai dengan perkembangan tren saat ini.

Kekurangan dari bahan ini sangatlah sedikit namun sangat perlu di perhatikan. Perlu di ketahui, harga cenderung tidak murah bahkan tergolong lebih mahal di bandingkan dengan jenis lainnya. Pasalnya, tidak semua tukang mampu memasang bitumen secara rapi agar memiliki usia pakai yang panjang jadi proses pemasangan butuh penyesuaian. Pemasangan juga Membutuhkan perlengkapan instalasi yang tidak sedikit. Perawatan juga membutuhkan biaya yang cukup tinggi, Anda pun juga perlu memanggil tukang khusus apabila terjadi kerusakan pada bitumen.

Lalu amankah di aplikasikan untuk kubah masjid?

Pada dasarnya bitumen banyak di aplikasikan pada atap genteng jadi bisa dibilang aman jika untuk kubah, namun lebih amannya jika di tangani oleh tukang khusus apabila terjadi kerusakan atau melakukan servis pada kubah. Agar tidak terjadi kejadian yang tidak di inginkan.

Ulasan di atas merupakan rangkuman dari berbagai sumber, jadi perlu kita lebih banyak tahu tentang bahan bitumen untuk project yang sedang ditangani. Semoga bermanfaat informasi yang mimin sampaikan.

Keunikan Kubah Masjid Jaman Now

pemasangan kubah masjid raudhatul jannah

Kubah masjid sangat identik dengan tempat ibadah umat Islam. Kemegahan sebuah masjid dapat terlihat bukan saja dari menaranya, ornamennya, kaligrafinya, bangunannya. Tapi juga dapat terlihat dari keunikan kubah tersebut. Pada era moderenisasi sekarang ini banyak sekali masjid di bangun dengan desain dan ornament yang kekinian. Untuk lebih mempercantik dan memperindah terutama pada kubahnya itu sendiri.

kubah masjid dan perkembangannya

Yang sangat beragam dari design, ukuran dan bahannya membuat terciptanya kata-kata “Kubah Masjid Jaman Now” yang sangat menarik untuk dibahas. Ada terdapat beberapa gaya arsitektur saat pembangunan, ada yang di bangun dengan pengaruh gaya arsitektur lama, gaya arsitektur timur tengah dan ada juga yang bergaya arsitektur modern. Di Indonesia salah satunya adalah kubah Masjid Raya Al-Azham yang berada di Tanggerang, selesai pembangunan pada tanggal 28 februari 2003, dan di resmikan langsung oleh Menteri Agama RI saat itu, Said Agil Husin Al Munawar.

Masjid Raya Al-Azham

Masjid Raya Al-Azham merupakan masjid terbesar dan termegah di Tanggerang. Satu hal yang unik dari Masjid ini adalah kubah besarnya yang tidak di topang oleh tiang penyangga. Al-Azham ini menjadi kubah masjid terbesar di dunia dengan bentangan diameter sepanjang 63m. Selain terbesar di dunia ada juga kubah kekinian yang minimalis modern seperti kubah enamel dan juga kubah guvalume. Sehingga mampu memikat daya tarik orang yang melihatnya. Sudah banyak di kota besar yang membangun dengan gaya kubah enamel dan guvalum, yang memang sudah teruji kekokohannya. Kubah masjid kekinian bukan saja menarik orang untuk datang beribadah tapi juga menarik orang untuk bersantai dan mengabadikan momen berfoto. Dengan penambahan keimanan, banyak orang Islam yang berlomba untuk membuat tempat ibadah untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Semakin banyaknya tempat ibadah yang di bangun, maka semakin bermacam-macam bentuk yang ada saat ini. Macam-macam Kubah kekinian yang ada saat ini tidak lepas dari peranan perkembangan ilmu arsitektur Islam yang terjadi diseluruh dunia. Banyak arsitektur muslim yang menghasilkan produk dan inovasi namun tidak lepas tetap menonjolkan sisi keislamannya.

Jakarta Islamic Centre

Jakarta Islamic Centre

Jakarta Islamic Centre atau Masjid Jami’ Jakarta Center adalah sebuah masjid serta lembaga pengkajian dan pengembangan Islam di Jakarta. JIC menempati lahan bekas kawasan prostitusi terbesar di Jakarta, yaitu lokalisasi Kramat Tunggak.

Jakarta Islamic Centre

Jakarta Islamic Centre mulai di bangun pada akhir tahun 2001, dan di gunakan pertama kali dalam pelaksanaan Shalat Jum’at perdana pada tanggal 6 September 2002 yang di hadiri oleh mantan Gubernur DKI Jakarta, H. Sutiyoso yang waktu itu masih menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta. Namun peresmian Masjid Jakarta Islamic Centre di lakukan pada tanggal 4 Maret 2003 oleh Mantan Gubernur H. Sutiyoso yang pada waktu itu masih menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta. Menempati area seluas 2,2 Ha, Masjid ini memiliki fasilitas berupa ruang Shalat utama, Koridor, mezanin, selasar tertutup dan plasa.

Jakarta Islamic Centre

Kapasitas Jama’ah Masjid JIC berjumlah 20.680 orang. Ruang utama Masjid JIC memiliki bentengan 68 meter tanpa tiang yang merupakan bentengan terbesar se-Asia Tenggara 37 . Bentuk bangunan Masjid JIC merupakan manifestasi dari sifat-sifat keperkasaan Al-Jabbaru, kemegahan Al-Mutabbiru sekaligus kelembutan dan keindahan Al-Lathief yang di harapkan dapat menghapus stigma lama lokalisasi dengan filosofi bangunan bersifat monumental yang kontras dengan lingkungan sekitar, berbobot syiar yang tinggi serta ramah dan “mengundang” umat untuk beribadah.

Arsitektur Kubah

 

Kubah yang di kelilingi elemen kaca patri berbentuk tanda panah ke atas, bermakna hubungan manusia dengan Sang Pencipta. Elemen ini memberikan sinar terang pada siang hari jika di lihat dari dalam ruangan, dan sebaliknya, menjadi penegas karakter kubah pada malam hari jika di lihat dari luar. Sebuah karya yang sangat cerdas.Bahan dasar kubah adalah tembaga yang dapat berubah warna secara alami bersamaan dengan proses oksidasi. Pada awalnya kubah berwarna kuning kemerahan dan akhirnya akan berwarna hijau. Proses pewarnaan alamiah ini juga di gunakan di Masjid Nabawi, Madinah, Arab Saudi.

Interior yang mempesona

Jakarta Islamic Centre

Dekorasi interior ruang utama di isi dengan kaligrafi bergaya kufik. Ayat- ayat yang ditampilkan diantaranya adalah QS. Al-Baqarah: 255 di bagian mezzanine depan, QS. An-Nuur: 35 di mezzanine belakang, QS. Al-A’raf: 55 di kanan mihrab, dan QS. Al- Mu’minuun: 1-2 di sebelah kiri mihrab. Ini sangat menakjubkan.Dibagian luar berdiri tegak sebuah menara setinggi 114 meter terletak di sebelah timur laut bangunan masjid. Tinggi menara ini menyimbolkan jumlah surat dalam Al- Quran. Selain sebagai tempat mengumandangkan suara adzan, menara tinggi menjulang tersebut berfungsi sebagai landmark (penanda) lingkungan sekitar Jakarta Islamic Centre. 

Motif Kubah Masjid

dekoratif seni terbaik khas mustaka

Motif Kubah Masjid – Kubah adalah elemen arsitektur yang berbentuk seperti separuh bola atau kerucut yang permukaannya melengkung keluar. Biasanya kubah akan di letakkan di tempat tertinggi di atas bangunan (sebagai atap). Ia terletak di atas rangka bangunan petak dengan menggunakan singgah kubah (pendentive).

pemasangan kubah masjid raudhatul jannah

Mendesain sebuah kubah harus benar-benar sesuai perhitungan yang sudah di sepakati dari pihak customer atau panitia pembangunan masjid. Selanjutnya, dengan referensi dan pengarahan dari pembuat kubah atau produsen kubah masjid yang sudah menjadi patner kerja sama dalam pembangunan kubah masjid. Karena semakin modern cara untuk mendesain sebuah kubah, maka desain kubah masjid yang akan di buat semakin bagus kualitasnya dan bentuk modelnya. Mustaka akan memberikan sebuah referensi motif dari beberapa motif kubah masjid terbaik dan populer yang sudah kami kerjakan.

dekoratif seni terbaik khas mustaka

Dari beberapa motif kubah masjid di atas, mungkin ada beberapa yang Anda butuhkan dan sedang Anda cari. Maka langsung saja tanyakan kepada kami di 0812 2763 5387 semua gratis. Motif kubah terbaru yang ada, terdapat motif kubah dan model yang modern sering di gunakan para customer. Motif kubah di atas tersedia dalam semua material kubah masjid mulai dari stainless steel, galvalume/zincalume dan baja low carbon.

Kubah masjid mustaka terbuat dari material bahan dasar yang berkualitas baik. Salah satunya material bahan dari Zincalume yang telah di produksi oleh BlueScope Steel. Sebuah perusahaan yang sudah terjamin mutunya di dunia baja ringan yang mudah di telusuri reputasinya di semua kalangan. Untuk itu kubah mustaka sangatlah banyak peminatnya di seluruh Indonesia.

Pemasangan Kubah Jenis Panel Di Masjid Baiturrohim

Pemasangan Kubah Jenis Panel Di Masjid Baiturrohim

Pemasangan kubah jenis panel kali ini berlokasi di Desa Pamotan, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah. Pemasangan kubah panel mustaka terbilang sangat rapi dan terlihat bagus. Karena tidak terlihat dari luar baut roofing yang menempel di badan kubah. Menurut, Pak Tri selaku Panitia Masjid Baiturrohim. “Pemasangannya sangat cepat, terlihat begitu mudah dan simpel, bahkan selesai sebelum waktu yang sudah di tentukan.

Masjid yang bernuansa warna hijau, serta GRC panel dekoratif. Dengan kombinasi warna putih dan jingga membuat masjid terlihat fresh dan bersih. Di tambah Kubah Panel yang luas Diameter bawah 3 meter berjumlah 4 Unit disertai motif dominan warna hijau juga yang menyempurnakan bangunan Masjid Baiturrohim.

Dalam pemasangan motif memerlukan waktu yang sedikit lebih lama dan ketelitian motif dan warna agar tidak salah dalam pemasangan. Untuk pemasangannya sendiri tim teknis di lapangan hanya berjumlah 3 orang dan Alhamdulillah selama pengerjaan tekadang di bantu warga yang kala itu libur kerja.

Kubah panel yang Mustaka produksi telah terkenal dengan ciri khasnya baut roofing di dalam. Jadi banyak panitia yang sudah mengenali kubah panel buatan Mustaka. Tidak hanya itu, sebelum proses pengepress an panel, material sudah di beri lubang penyambungan antara panel agar proses pemasangan di lapangan sudah terstruktur tinggal pengepasan di setiap lubangnya.

Masjid Baiturrohim di Pamotan, Rembang merupakan masjid pertama yang menggunakan produk kubah panel dari Mustaka. Jadi tunggu apalagi, jadikan masjid Anda yang pertama menggunakan produk kubah masjid dari Mustaka. Terjamin Kualitas Terbaik tanpa banyak otak-atik. 

Mengenal GRC Kelebihan Dan Kekurangannya

pemasangan kubah baitunnur

Mengenal GRC ? Pernahkah Anda mendengar GRC ? Fiber glass reinforced concrete atau GFRC adalah jenis beton yang di perkuat dengan serat kaca. Produk ini juga di kenal sebagai beton bertulang glassfibre atau GRC dalam bahasa pasar internasional. GRC merupakan material komposit yang terdiri dari pasir halus, semen, polimer akrilik, air, agregat, serta kaca serat tahan alkali.

Kekuatan bahan GRC bagian utama yang menahan beban adalah serat. Serat memberikan penguat untuk beton dan fungsi lainnya dalam material komposit. Serat kaca dapat di masukkan ke dalam matriks beton baik dalam susunan yang continue atau terputus-putus.

Mengenal GRC

Dalam bentuk ini, baik serat dan beton mempertahankan identitas fisik dan kimianya, menawarkan kombinasi sifat sinergis yang tidak dapat di capai bila komponen bekerja sendiri.

GRC memiliki tampilan umum seperti juga panel beton pra-cetak, tetapi berbeda dalam beberapa hal yang signifikan. Misalnya, panel GFRC, rata-rata, beratnya jauh lebih ringan dari panel beton pra-cetak dan lebih tipis. Bobotnya yang rendah mengurangi beban pada komponen struktural bangunan sehingga membuat konstruksi rangka bangunan lebih ekonomis.

Mengenal GRC

Keunggulan GRC
  • Sebagai bahan bangunan inovasi baru, GRC memiliki banyak kelebihan di bandingkan dengan bahan lainnya, antara lain:
  • GRC termasuk bahan yang ringan dan kuat, sehingga tidak membebani struktural
  • Tahan terhadap cuaca, kelembaban dan panas
  • Tidak mudah terbakar api sehingga aman
  • Tahan lama, tidak mengalami pembusukanPemasangan GRC yang lebih cepat sehingga lebih efisien dari segi waktu
  • Permukaannya yang halus sehingga hasilnya akan lebih rapi
  • Mudah di finishing, hasil yang lebih rapi dan cocok untuk eksterior dan interior
  • GRC termasuk mudah dalam perawatannya sehingga menghemat biaya maintenance
  • GRC merupakan material yang fleksibel, bisa di tekuk dan di lengkungkan
Kekurangan GRC

Selain memiliki kelebihan ternyata GRC juga memiliki kelemahan jika kita menggunakan bahan GRC pada proyek.

  • Pembuatan GRC harus melalui pabrik, sulit dibuat manual tanpa ahli yang handal
  • Bentuk GRC tidak bisa dibuat custom, harus dipesan dengan jumlah tertentu
  • Harga GRC relatif lebih mahal dibandingkan dengan beton konvensional
Mengenal GRC

Aplikasi Untuk GRC
Ada banyak sekali bagian bangunan yang bisa menggunakan bahan GRC ini. 

  • Panel Dekoratif
  • Cladding Eksterior (shell)
  • Dinding Interior
  • Penutup Lantai
  • Penutup Plafon
  • Kubah Masjid
  • Lisplang Atap
  • Pagar Rumah
  • Loster / Lubang Angin

Mengenal GRC? Mungkin sebagai konsumen paling tidak kita tahu beberapa keunggulan dan kekurangan serta cara yang tepat untuk mengaplikasikan material tersebut.

Artikel ini diolah dari berbagai sumber.

Sejarah Masjid Agung Semarang

masjid agung semarang

Sejarah Masjid Agung Semarang –  Merupakan masjid yang di bangun pada pertengahan abad ke 16. Warisan budaya yang patut di lestarikan dan terus mengalami perbaikan. Arsitektur Masjid Agung Semarang di pengaruhi oleh seorang arsitek Belanda, hal ini menyebabkan adanya perpaduan antara budaya tradisional jawa, Belanda dan Arab. Lokasi pembangunan berada di barat Alun-Alun Kota Semarang yang selanjutnya beralih fungsi dengan dominasi perdagangan.

masjid agung semarang

Berdasarkan catatan sejarah, Masjid Agung Semarang pertama di bangun pada masa kesultanan Demak di Daerah Kabupaten Semarang Selatan yang bukan merupakan tempat berdirinya Masjid Agung Semarang saat ini. Pada Masa penjajahan Belanda di Indonesia, terjadi pemberontakan kaum tionghoa akibat permasalahan dagang dengan VOC. Hal ini menyebabkan kebakaran besar yang memusnahkan Masjid pada lokasi terdahulu.

Pembangunan Ke 2

Musibah ini mengakibatkan Masjid Agung Semarang di bangun kembali pada lokasi yang berbeda yaitu di sebelah barat Alun-Alun Kota Semarang, Jalan Kauman Semarang. Pembangunan kembali di laksanakan dari tahun 1759 -1760. Pada tahun 1867 di laksanakan perbaikan bangunan masjid untuk mempertahankan kondisi semula dan baru selesai pada tahun 1883 karena masalah politik dan pendanaan. Namun, pada tahun 1885 masjid kembali terbakar akibat sambaran petir, pembangunan kembali di laksanakan pada tahun 1889 dengan bantuan seorang arsitek Belanda bernama Ir. G. A. Gambier dan selesai pada tahun 1890 atas prakarsa dari Asisten residen Semarang G.J. Blumme dan Tumenggung Raden Tjondrodipeoero sebagai Bupati Semarang.

masjid agung semarang

Masuknya Belanda ke Indonesia memberikan pengaruh pada bangunan maupun tatanan perkotaan. Hal ini juga terjadi pada Masjid Agung Semarang. Perpaduan gaya colonial dan tradisional terlihat dari struktur, material dan ragam hias dalam masjid. Peralihan fungsi alun-alun Kota Semarang pun banyak dipengaruhi oleh kebijakan pemerintahan colonial, seperti membangun pasar Johar di kawasan Alun-Alun. Penelitian bangunan Masjid Agung sebagai objek heritage yang juga melihat konteks di luar bangunan masjid itu sendiri. Dengan adanya penelitian ini di harapkan dapat berkembang untuk membuat sebuah penelitian serupa yang lebih mendalam untuk mengetahui pengaruh peralihan fungsi alun-alun terhadap bentuk arsitektur Masjid Agung.

Kemegahan arsitektur Masjid ini memang luar biasa, tidak salah jika di katakan salah satu Masjid terindah di asia tenggara. Salah satu daya tarik Masjid Agung Jawa Tangah adalah Menara Al-Husna. Tinggi menara 99 m, ittibak angka Al-Asmaul Husna. Itulah sedikit ulasan dari Sejarah Masjid Agung Semarang yang bisa kita pelajari dan menambah pengetahuan tentang ilmu sejarah.

Fakta Masjid Megah Ramlie Musofa, Sunter

Fakta Masjid Megah Ramlie Musofa, Sunter

Masjid Megah Ramlie Musofa merupakan masjid cantik yang dominan berkelir putih yang beralamat di Jalan Danau Sunter Selatan 1, blok 1/10 nomor 12 C 14 A, Bagi kamu yang baru melihatnya, pasti akan melihat sebuah masjid yang mirip dengan Taj Mahal di India.

Ada beberapa fakta menarik dari Masjid Megah Ramlie Musofa ini, di antaranya adalah :

Nama Masjid Berasal Dari Keluarga

Fakta Masjid Megah Ramlie Musofa, Sunter

Nama Masjid tersebut adalah Ramlie Musofa. Ramlie Musofa merupakan nama singkatan dari Ram=Ramli Rasidin, Lie=Lie Njoek Kim, Mu=Muhammad Rasidin, So=Sofian Rasidin dan Fa=Fabianto Rasidin. Nama keluarga di ambil untuk nama masjid harapannya agar selama masjid ini masih di fungsikan inshaAllah pahalanya bisa tetap mengalir kepada keluarga. Selain sang pemilik, Haji Ramli Rasidin juga sangat mencintai keluarganya dan menunjukkan rasa cintanya dengan adanya masjid tersebut. Bangunan masjid ini terdiri dari tiga lantai, lantai dasar di peruntukkan untuk tempat shalat wanita dan ijab kabul, lantai 2 dan seterusnya dipergunakan untuk shalat pria.

Tempat Wudhu Memiliki Tempat Duduk

Diketahui tempat mengambil air wudhu di masjid ini, memiliki tempat duduk. Hal ini di wujudkan untuk memudahkan disabilitas dan juga lansia dalam berwudhu. Selain itu, dalam ruangan berwudhu itu terdapat tata cara berwudhu yang di tulis dalam bahasa indonesia. Mengenai hal tersebut, di maknai untuk memudahkan seseorang yang barj memeluk islam atau muallaf menjalankan kewajibannya jika belum fasih menggunakan bahasa arab. Maka dari itu, di dindingnya dituliskan doa sebelum dan sesudah berwudhu serta tata cara berwudhu.

3. Terdapat Dua Lift

Fakta Masjid Megah Ramlie Musofa, Sunter

Tersedia juga dua lift yang di peruntukkan untuk mempermudah lansia, ibu hamil dan penyandang disabilitas yang ingin beribadah di Masjid Ramlie Musofa. Pengurus dan Imam salat masjid ini, Sholehuddin mengatakan keberadaan lift tersebut juga di gunakan pribadi pemilik jika berkunjung ke masjid miliknya. “Lift bisa di gunakan siapa saja ada dua, khusus untuk di sabilitas, ibu hamil dan lansia, Pak Haji Ramli pun menggunakannya,” kata Sholehuddin.

4. Tiga Bahasa

Pada bagian depan masjid terdapat surat Al-Fatihah yang di ukir di kanan kiri dinding tangga. Tersalat tiga bahasa yang di gunakan, yakni bahasa Arab, Indonesia dan Mandarin. Tujuannya untuk mempermudah muallaf dan wisatawan asing yang berasal dari Tionghoa yang ingin berkunjung ke Masjid Ramli Musofa.

5. Pemilik Seorang Muallaf

Haji Ramli Rasidin merupakan seorang muallaf yang juga keturunan dari Aceh. Saat usianya 19 tahun, Haji Ramli memutuskan untuk memeluk agama Islam. Dan sebagai bukti cintanya pada Allah swt, dibangunnya Masjid Ramlie Musofa. Wujud cinta pada keluraga juga di tunjukkan pada penamaan masjid yang berasal dari potongan atau penggalan nama anggota keluarga. Pada tahun tahun 2011 pembangunan masjid yang berada di tanah seluas 2.000 m2 pun mulai terlaksana. Kemudian masjid selesai di bangun tahun 2016. Setelah masjid jadi, H. Ramli Rasidin pada 15 mei 2016 mengundang Imam Besar Masjid Istiqlal Prof. Dr. H Nasaruddin Umar untuk meresmikannya.

Masjid Besar dan Kubah Megah di Korea Selatan

masjid besar dan kubah megah di korea seatan

Negara yang memiliki 4 musim indah ini selalu menarik perhatian turis dari berbagai dunia. Kemajuan teknologi, keindahan alam, hingga budayanya berhasil menarik banyak turis dari mancanegara setiap tahunnya. Kesempatan kali ini saya akan memberikan beberapa list masjid besar dan megah yang bisa kalian kunjungi sekaligus berwisata di Korea Selatan. Yuk simak ulasan lengkapnya di bawah ini!

Si’ul Al Markaz

masjid besar dan kubah megah di korea seatan

Masjid pertama yang harus kalian kunjungi ketika berada di ibu kota Korea Selatan yaitu Seoul, masjid yang berpusat di daerah Itaewon. Seoul Central Mosque, menjadi masjid tertua yang berdiri di Itaewon, Korea Selatan. Meresmikan Masjid megah yang indah ini pada tanggal 21 Mei tahun 1976 dan bernama Masjid Si’ul Al Markaz. Masjid yang berada di distrik Yongsan-gu, Itaewon ini memiliki luas bangunan 427 meter persegi, diperkirakan bisa menampung hingga 800  jamaah. Wow, megah sekali kan? Jangan lupa untuk mampir ke tempat ini apabila kalian ingin beribadah ya!

Sirothol Mustaqim

masjid besar dan kubah megah di korea seatan

Selanjutnya masjid megah lainnya bisa kita temukan di Kota Ansan, merupakan daerah yang penduduknya banyak orang asing dan salah satunya adalah orang Indonesia. Masjid itu adalah Masjid Sirothol Mustaqim yang bangunan megahnya terdiri dari 4 lantai. Dimana lantai 1 digunakan sebagai area parkir, wudhu dan juga ruangan untuk imam. Lantai kedua dan ketiga guna untuk sholat, lantai keempat guna sebagai ruangan untuk kegiatan khusus orginasasi Islam di Ansan. Yuk datang dan beribdah di masjid ini!

Abu Bakar Al-Siddiq

Sebenarnya di Korea Selatan ada beberapa masjid yang bisa kita temukan dan bisa kita jadikan tempat untuk melakukan shalat. Selain dua masjid tadi, ketika kalian berkunjung ke Jeonju maka kalian bisa datang ke Masjid Abu Bakar Al-Siddiq. Masjid yang sudah beridiri sejak tahun 1985 ini memiliki arsitektur yang sangat indah dan megah karena memiliki arsitektur dengan paduan desain budaya Korea dan Islami yang bisa kita lihat dari desain atap kubah masjid. Menarik bukan?

Al-Fatah

masjid besar dan kubah megah di korea seatan

Train to Busan? Tenang saja, Busan tidak se-ngeri yang ada di film zombie Train to Busan ya. Di Busan kita bisa menemukan masjid megah yang bisa kita kunjungi sebagai tempat wisata religi dan sekaligus kita gunakan untuk beribadah dengan nyaman. Masjid itu adalah Masjid Al-Fatah yang tepatnya berada di Namsan-dong, Geumjeong-gu, busan. Masjid yang berdiri sejak tahu 1980 ini adalah salah satu masjid tertua kedua setelah masjid di Seoul yang sudah kami sebutkan di poin 1 tadi. Di masjid yang megah dengan cat dominan putih ini kita tidak hanya bisa beribadah saja, kita bisa memperdalam Islam kita di rempat ini. Kita juga bisa membaca dan lebih mengenal agama Islam karena tersedia banyak bacaan Islami di masjid megah ini. Waw, sungguh menakjubkan ya traveler!

Umar Bin Khattab

Masjid megah terakhir yang bisa traveler kunjungi ketika berlibur ke Korea Selatan adalah Masjid Umar Bin Khattab. Masjid yang berlokasi di Gwangju tepatnya Yangsan-Dong, Buk-Gu, Gwangju.Mungkin ketika datang ke masjid ini traveler akan heran karena masjid ini berbeda dengan masjid pada   umumnya. karena masjid ini tidak mengunakan kubah dan biasa saja bentuknya. Namun jangan salah sangka karena masjid ini merupakan salah satu masjid yang menjadi penggerak umat Islam di Gwangju. Yuk datang ke masjid ini!

Nah itu tadi beberapa masjid yang bisa kita kunjungi selama berada di Korea Selatan. Selain bisa beribadah di masijd-masid ini kita juga bisa sekaligus mempelajari bagaimana perkembangan Islam di Korea.

Kubah Besar Masjid Islamic Center Samarinda

kubah besar masjid islamic center samarinda

Kubah Besar Masjid Islamic Center Samarinda Propinsi Kalimantan Timur terletak di kelurahan Teluk Lerong Ulu, Kota Samarinda, Kalimantan Timur. Sisi depannya berada di Jl. Slamet Riyadi No 1 Samarinda, sedang kanan kirinya terapit oleh Jl. Anggi dan Jl. Meranti sedangkan bagian belakang berada di Jl. Ulinjuga menghadap ke sungai Mahakam. Sangat mudah untuk menemukan Islamic Center Samarinda, lokasinya hanya +/- 2 km dari jembatan Mahakam.

kubah besar masjid islamic center samarinda

 

Sejarah Masjid Islamic Center Samarinda – Kaltim

Pembangunan Islamic Center diharapkan dapat membangkitkan semangat kebersamaan dalam upaya menghadapi era global, selain merupakan tuntutan masyarakat untuk Samarinda memiliki sebuah sarana tempat ibadah yang memadai. Lokasi tempat berdirinya ini sebelumnya merupakan areal penggergajian kayu milik PT. Inhutani I yang kemudian hibahkan kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. Proyek Islamic Center Samarinda dengan dana APBD Pemerintah propinsi Kalimantan Timur, Gubernur Kaltim (saat itu) Suwarna Abdul Fatah.

Kubah Besar Masjid Islamic Center Samarinda

Arsitektural Masjid Islamic Center Samarinda

Kubah Besar Masjid Islamic Center Samarinda

Rancangan menara MICS di-ilhami dari menara masjid Nabawi di Madinah Almukarromah, dan kubah masjid utamanya di-ilhami masjid Haghia Sophia di Istambul – Turki. Menempati area seluas +/- 8 hektar, menyediakan lahan terbuka bagi masyarakat kota Samarinda, termasuk area parkir dan taman yang luas lengkap dengan pohon kurma yang ada di halaman kawasan masjid menghadirkan kesan Timur Tengah di kota Samarinda. Luas bangunan utama Islamic Center Samarinda seluas 43.500 m2, luas bangunan 7.115 m2, luas lantai basement 10.235 m2, sementara lantai dasar masjid seluas 10.270 m2, dan lantai utama seluas 8.185 m2, sedangkan luas lantai mezanin 5.290 m2.