Masjid Besar dan Kubah Megah di Korea Selatan

masjid besar dan kubah megah di korea seatan

Negara yang memiliki 4 musim indah ini selalu menarik perhatian turis dari berbagai dunia. Kemajuan teknologi, keindahan alam, hingga budayanya berhasil menarik banyak turis dari mancanegara setiap tahunnya. Kesempatan kali ini saya akan memberikan beberapa list masjid besar dan megah yang bisa kalian kunjungi sekaligus berwisata di Korea Selatan. Yuk simak ulasan lengkapnya di bawah ini!

Si’ul Al Markaz

masjid besar dan kubah megah di korea seatan

Masjid pertama yang harus kalian kunjungi ketika berada di ibu kota Korea Selatan yaitu Seoul, masjid yang berpusat di daerah Itaewon. Seoul Central Mosque, menjadi masjid tertua yang berdiri di Itaewon, Korea Selatan. Meresmikan Masjid megah yang indah ini pada tanggal 21 Mei tahun 1976 dan bernama Masjid Si’ul Al Markaz. Masjid yang berada di distrik Yongsan-gu, Itaewon ini memiliki luas bangunan 427 meter persegi, diperkirakan bisa menampung hingga 800  jamaah. Wow, megah sekali kan? Jangan lupa untuk mampir ke tempat ini apabila kalian ingin beribadah ya!

Sirothol Mustaqim

masjid besar dan kubah megah di korea seatan

Selanjutnya masjid megah lainnya bisa kita temukan di Kota Ansan, merupakan daerah yang penduduknya banyak orang asing dan salah satunya adalah orang Indonesia. Masjid itu adalah Masjid Sirothol Mustaqim yang bangunan megahnya terdiri dari 4 lantai. Dimana lantai 1 digunakan sebagai area parkir, wudhu dan juga ruangan untuk imam. Lantai kedua dan ketiga guna untuk sholat, lantai keempat guna sebagai ruangan untuk kegiatan khusus orginasasi Islam di Ansan. Yuk datang dan beribdah di masjid ini!

Abu Bakar Al-Siddiq

Sebenarnya di Korea Selatan ada beberapa masjid yang bisa kita temukan dan bisa kita jadikan tempat untuk melakukan shalat. Selain dua masjid tadi, ketika kalian berkunjung ke Jeonju maka kalian bisa datang ke Masjid Abu Bakar Al-Siddiq. Masjid yang sudah beridiri sejak tahun 1985 ini memiliki arsitektur yang sangat indah dan megah karena memiliki arsitektur dengan paduan desain budaya Korea dan Islami yang bisa kita lihat dari desain atap kubah masjid. Menarik bukan?

Al-Fatah

masjid besar dan kubah megah di korea seatan

Train to Busan? Tenang saja, Busan tidak se-ngeri yang ada di film zombie Train to Busan ya. Di Busan kita bisa menemukan masjid megah yang bisa kita kunjungi sebagai tempat wisata religi dan sekaligus kita gunakan untuk beribadah dengan nyaman. Masjid itu adalah Masjid Al-Fatah yang tepatnya berada di Namsan-dong, Geumjeong-gu, busan. Masjid yang berdiri sejak tahu 1980 ini adalah salah satu masjid tertua kedua setelah masjid di Seoul yang sudah kami sebutkan di poin 1 tadi. Di masjid yang megah dengan cat dominan putih ini kita tidak hanya bisa beribadah saja, kita bisa memperdalam Islam kita di rempat ini. Kita juga bisa membaca dan lebih mengenal agama Islam karena tersedia banyak bacaan Islami di masjid megah ini. Waw, sungguh menakjubkan ya traveler!

Umar Bin Khattab

Masjid megah terakhir yang bisa traveler kunjungi ketika berlibur ke Korea Selatan adalah Masjid Umar Bin Khattab. Masjid yang berlokasi di Gwangju tepatnya Yangsan-Dong, Buk-Gu, Gwangju.Mungkin ketika datang ke masjid ini traveler akan heran karena masjid ini berbeda dengan masjid pada   umumnya. karena masjid ini tidak mengunakan kubah dan biasa saja bentuknya. Namun jangan salah sangka karena masjid ini merupakan salah satu masjid yang menjadi penggerak umat Islam di Gwangju. Yuk datang ke masjid ini!

Nah itu tadi beberapa masjid yang bisa kita kunjungi selama berada di Korea Selatan. Selain bisa beribadah di masijd-masid ini kita juga bisa sekaligus mempelajari bagaimana perkembangan Islam di Korea.

Kubah Besar Masjid Islamic Center Samarinda

kubah besar masjid islamic center samarinda

Kubah Besar Masjid Islamic Center Samarinda Propinsi Kalimantan Timur terletak di kelurahan Teluk Lerong Ulu, Kota Samarinda, Kalimantan Timur. Sisi depannya berada di Jl. Slamet Riyadi No 1 Samarinda, sedang kanan kirinya terapit oleh Jl. Anggi dan Jl. Meranti sedangkan bagian belakang berada di Jl. Ulinjuga menghadap ke sungai Mahakam. Sangat mudah untuk menemukan Islamic Center Samarinda, lokasinya hanya +/- 2 km dari jembatan Mahakam.

kubah besar masjid islamic center samarinda

 

Sejarah Masjid Islamic Center Samarinda – Kaltim

Pembangunan Islamic Center diharapkan dapat membangkitkan semangat kebersamaan dalam upaya menghadapi era global, selain merupakan tuntutan masyarakat untuk Samarinda memiliki sebuah sarana tempat ibadah yang memadai. Lokasi tempat berdirinya ini sebelumnya merupakan areal penggergajian kayu milik PT. Inhutani I yang kemudian hibahkan kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. Proyek Islamic Center Samarinda dengan dana APBD Pemerintah propinsi Kalimantan Timur, Gubernur Kaltim (saat itu) Suwarna Abdul Fatah.

Kubah Besar Masjid Islamic Center Samarinda

Arsitektural Masjid Islamic Center Samarinda

Kubah Besar Masjid Islamic Center Samarinda

Rancangan menara MICS di-ilhami dari menara masjid Nabawi di Madinah Almukarromah, dan kubah masjid utamanya di-ilhami masjid Haghia Sophia di Istambul – Turki. Menempati area seluas +/- 8 hektar, menyediakan lahan terbuka bagi masyarakat kota Samarinda, termasuk area parkir dan taman yang luas lengkap dengan pohon kurma yang ada di halaman kawasan masjid menghadirkan kesan Timur Tengah di kota Samarinda. Luas bangunan utama Islamic Center Samarinda seluas 43.500 m2, luas bangunan 7.115 m2, luas lantai basement 10.235 m2, sementara lantai dasar masjid seluas 10.270 m2, dan lantai utama seluas 8.185 m2, sedangkan luas lantai mezanin 5.290 m2.

Masjid Asmaul Husna (Makassar) Terlihat Megah Dengan 99 Kubah Masjid

masjid asmaul husna makassar dengan 99 kubah masjid

Masjid 99 kubah yang hasil desain Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil. Pembangunan di lokasi reklamasi Pantai Losari atau yang terkenal sebagai kawasan “Center Poin of Indonesia (CPI)”, Makassar, Sulawesi Selatan. Pembangunan Masjid ini bermula dengan pemancangan dan pemancangan pertama dengan tanda penekanan tombol sirine oleh Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo beserta muspida Pemprov Sulsel dan Pemkot Makassar.

masjid asmaul husna makassar dengan 99 kubah masjid

Dengan luas bangunannya 72 X 45 meter itu perkirakan menelan biaya Rp 160 miliar yang berasal dari APBD. Masjid tersebut nantinya dapat menampung 13.075 jamaah. Kepala Dinas Sumber Daya Air, Cipta Karya dan Tata Ruang (DSDA-CKTR) Provinsi Sulsel Andi Darmawan Bintang mengatakan bahwa masjid 99 kubah desain Ridwan Kamil mengikuti jumlah Asmaul Husna. Pengerjaan Pembangunan ada beberapa tahap. Seperti yang kita tahu, Makassar menyimpan sejuta pesona yang pastinya membuat siapapun terkagum kagum. Pantainya yang selalu menjadi tujuan wisata, hingga pemandangan alamnya yang tak kalah mempesona. Rupanya hal tersebut belum cukup hingga Makassar kembali menghadirkan tempat baru yang tak kalah eksotis. Di realisasikan dalam bentuk masjid unik yang nantinya juga akan menjadi ikon batu kota Makassar.

Potret Masjid 99 Kubah yang Menjadi Spot Foto Baru Kota Makassar

artikel mustaka kubah masjid 99

Bernama Masjid 99 kubah, karena memang kubahnya berjumlah 99 yang terdiri dari Asmaul Husna. Untuk ukuran kubah sendiri terbuat kecil mengelilingi kubah besar dengan warna yang cerah. Kubah iyang tertata bertingkat dan warnanya dominan jingga, kuning dan juga merah. Menjadikan masjid menjadi spot foto terbaru di kota makassar, para pengunjung sangat antusias mengabadikan setiap momen ketika berada di masjid 99 kubah ini.

Masjid juga lengkap dengan pelataran suci yang mirip dengan Masjidil Haram. Kepala Dinas Sumber Daya Air, Cipta Karya dan Tata Ruang Sulsel (DSDA-CKTR) Sulsel, Andi Darmawan Bintang, mengatakan, untuk penyelesaian pembangunan hingga 100% masih membutuhkan anggaran sekitar Rp 56 miliar, yang di harapkan segera terpenuhi. Jumlah 99  yang ada di masjid ini sebagai bentuk simbol 99 nama Asmaul Husna. Perpaduan cat yang tampak pada bagian luarnya berwarna putih kuning dan oranye.

Mengenal 5 Jenis Bahan Kubah Masjid

mengenal 5 jenis bahan kubah masjid

Bahan kubah masjid adalah hal yang cukup penting untuk di perhatikan. Bagaimana tidak, bagian satu ini merupakan bagian pertama masjid yang paling sering terlihat dari jarak jauh maupun dari tempat yang lebih tinggi dari bangunan masjid. Oleh karena itu dalam pembuatannya harus berhati-hati. Bahkan bisa di katakan kubah masjid merupakan ikon dari masjid itu sendiri.

mengenal 5 jenis bahan kubah masjid

Berbicara mengenai kubah masjid, dalam hal ini ada beberapa bahan yang biasa di gunakan dalam pembuatannya. Akan tetapi kualitas bahan-bahan tersebut berbeda-beda, bahkan di tempat yang berbeda, tingkat ketahanannya juga bisa berbeda walaupun jenisnya sama. Oleh karena itu, dalam memilih bahan untuk kubah ini pun harus memperhatikan situasi dan kondisi tempat pembangunan masjid. Lebih jauh lagi, mengenai bahan dalam pembuatan kubah masjid. Ada 5 bahan yang paling banyak di gunakan dalam hal ini. Apa bahan-bahan itu?

 

Beton

artikel mustaka mengenal 5 bahan kubah masjid

Bahan pertama yang biasa di gunakan untuk membuat kubah masjid adalah Beton, bahan Beton sendiri merupakan bahan yang terkenal sangat kuat. Oleh karena itu tidak heran jika pembuatan kubah sering menggunakan bahan beton dengan besi tulangan di dalamnya sebagai rangka. Sedangkan untuk bahan beton sebagai kubah ini, pada umumnya polos namun ada juga yang di beri motif atau hiasan tertentu sehingga membuat kubah masjid terlihat semakin menarik sekalipun pada awalnya berbahankan beton. Sedangkan dengan penggunaan bahan beton, tentu saja kubah akan semakin kokoh.

Galvalume/Zincalume

artikel mustaka mengenal 5 bahan kubah masjid

Bahan Galvalume/Zincalume merupakan salah satu bahan kubah masjid yang terkenal tahan akan panas, bahan ini juga bisa menjadi salah satu bahan terbaik. Selain ketahanannya akan panas, bahan ini juga memiliki beberapa kelebihan lainnya, diantaranya adalah memiliki daya rekat yang begitu fleksibel dan juga bahan yang anti karat. Karena beberapa kelebihan tersebut, kubah masjid Galvalume/Zincalume ini semakin banyak diminati.

Stainless Steel

artikel mustaka mengenal 5 bahan kubah masjid

Untuk kubah Stainless Steel pasti sudah tidak asing lagi bukan, kubah yang satu ini memang memiliki cukup banyak kelebihan. Diantaranya juga termasuk ketahanannya dari karat. Selain itu, bahan stainless juga mengkilap sehingga membuat masjid akan memiliki daya tarik tersendiri ketika menggunakan bahan tersebut. Kubah dengan bahan ini pun mudah di cari dengan banyak pilihan model.

GRC

artikel mustaka multi tehnik

Selanjutnya Anda pun bisa memilih kubah dengan bahan GRC. Kubah yang satu ini sebagai perwujudan dari kemajuan teknologi bidang konstruksi kubah. Sedangkan kelebihannya di bandingkan beton adalah lebih ringan akan tetapi tidak kalah dari segi kekuatan. Produk ini pun juga tahan panas maupun karat sehingga banyak masyarakat memakainya.

Enamel

kubah masjid

Untuk bahan kubah terakhir yang tidak kalah recommended adalah enamel. Bahan yang satu ini memiliki berbagai kelebihan juga sehingga membuatnya semakin  banyak di minati. Di antara kelebihan tersebut adalah  ketajaman warna serta kecerahannya yang lebih baik di bandingkan kubah lainnya. selain itu juga lebih ringan dan potensi bocornya jauh lebih kecil di bandingkan kubah berbahankan lain.

Demikianlah ulasan mengenai 5 jenis bahan kubah masjid yang biasa di gunakan. Dengan berbagai kelebihan dan keunggulannya di bandingkan bahan lain, Anda bisa menyesuaikan mana bahan yang paling tepat untuk di pilih sesuai desain masjid dan kondisi setempat.