Kisah Masjid yang Sangat Inspiratif | Masjid Al Mumtadz

kubah masjid al mumtadz

kubah masjid al mumtadz

Masjid Al Mumtadz salah satu masjid yang inspiratif bagi kita semua
Dikutip dari Instagram @ridwankamil

Dear Eril,

Saatnya kamu pulang ke negeri yang menguntai jutaan doa.
Ke negeri para Wali yang salah satunya adalah leluhurmu.

Dear Eril,

Sudah aku siapkan sebuah tempat yang istimewa.
Sudah aku desainkan sebuah rumah akhirmu yang indah.
Di sebelah sungai kecil, dengan pemandangan gunung dan pesawahan yang hijau permai.

Dear Eril,

Rumah akhirmu berada di sebelah masjid.
Masjid yang bertempat di kampung ibumu.
Masjid yang di desain dan sedang dibangun ayahmu.
Dan yang terpenting, Masjid ini dinamai seperti namamu.

Masjid Al Mumtadz.

kubah masjid al mumtadz

Yang artinya “terbaik”.
“Terbaik” adalah caramu menjalani hidup di dunia fana ini.
Tidak sia-sia kami pilihkan nama penuh doa itu untukmu.

Eril, today is Saturday.
It is a good day to go home.

Masjid Al Mumtadz sebuah bangunan masjid yang berlokasi Kampung Geger Beas Desa Cimaung Kecamatan Cimaung Kabupaten Bandung. Nama Masjid Al Mumtadz di ambil nama anak sulung Ridwan Kamil yaitu Emmeril Kahn Mumtadz.

Masjid Al Mumtadz bukan hanya sebuah bangunan masjid, tetapi juga sebuah simbol dari cinta seorang ayah kepada anaknya, dan juga sebuah warisan yang akan terus di kenang oleh generasi-generasi yang akan datang.

Ridwan Kamil, seorang yang terkenal sebagai seorang arsitek dan politisi, menciptakan lebih dari sekadar sebuah masjid. Merancang sebuah masjid yang akan di bangun bersebelahan dengan makam putra sulung (Eril). Ia menciptakan warisan untuk putranya, Almarhum Eril, yang terpatri dalam batu dan semen, serta dalam setiap doa yang terucap di dalamnya.

Setiap jengkal bangunan masjid ini tidak hanya mencerminkan keindahan arsitektur, tetapi juga jejak cinta seorang ayah yang tak terukur.

Desain Masjid Al Mumtadz juga memiliki desain arsitektur yang unik. Masjid ini di kelilingi dengan pilar yang berbentuk silinder. Keseluruhan pilar tersebut tertancap menjulang ke arah atas yang menyerupai bambu runcing.

Selain itu, terdapat kubah yang berjejer rapi berjumlah 3 kubah di kawasan masjid. Di mana salah satu kubah tersebut di bagian tengahnya terlihat lebih besar jika di bandingkan dengan dua kubah lainnya.

Melalui Masjid Al Mumtadz, Ridwan Kamil juga memberikan inspirasi kepada banyak orang tentang pentingnya membangun sesuatu yang bermanfaat bagi masyarakat.

Kisah ini mengajarkan kita tentang pentingnya memiliki cinta kasih dalam keluarga, dan pentingnya berkontribusi dalam membangun masyarakat. Masjid Al Mumtadz menjadi inspirasi bagi kita semua untuk berbuat baik dan memberikan yang terbaik bagi orang lain.

Unik! Masjid di UEA Punya Kubah Bola Raksasa

kubah masjid bola

kubah masjid bolaSebuah masjid di Sharjah, Uni Emirat Arab (UEA) memiliki arsitektur unik. Jika kubah masjid pada umumnya berbentuk setengah lingkaran, masjid ini justru memiliki kubah satu lingkaran penuh alias berbentuk bola kaca besar.

Melansir Khaleej Times, Rabu (10/1/2024), masjid dengan kubah bola kaca mencolok ini terletak di pintu masuk Al Dhaid di Sharjah. Meski masih dalam tahap pembangunan, tapi sebagian besar proyek telah selesai.

Arsitektur masjid ini bergaya kontemporer. Menara masjid dirancang dengan bentuk spiral yang khas, memberikan kesan tinggi menjulang. Di dekat menara terdapat struktur kaca berbentuk bola yang sekaligus menjadi bagian kubah dari masjid.

Bagian dalam bola kaca ini merupakan sebuah ruangan yang di gunakan untuk salat. Menurut gambar yang di bagikan Khaleej Times, ruangan terlihat luas dan terang dengan pantulan motif geometris bola kaca pada dinding dan lantai.

kubah masjid bola

Ruangan tempat salat yang berada di dalam kubah masjid berbentuk bola kaca. 

Baca Juga : Kubah Masjid Enamel

Terdapat nuansa arsitektur Islam di pintu masuk masjid berupa tulisan ayat kursi. Ayat kursi adalah firman Allah SWT yang terdapat dalam Al-Qur’an surah Al Baqarah ayat 255. Berikut bunyinya,

اَللّٰهُ لَآ اِلٰهَ اِلَّا هُوَۚ اَلْحَيُّ الْقَيُّوْمُ ەۚ لَا تَأْخُذُهٗ سِنَةٌ وَّلَا نَوْمٌۗ لَهٗ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَمَا فِى الْاَرْضِۗ مَنْ ذَا الَّذِيْ يَشْفَعُ عِنْدَهٗٓ اِلَّا بِاِذْنِهٖۗ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ اَيْدِيْهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْۚ وَلَا يُحِيْطُوْنَ بِشَيْءٍ مِّنْ عِلْمِهٖٓ اِلَّا بِمَا شَاۤءَۚ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضَۚ وَلَا يَـُٔوْدُهٗ حِفْظُهُمَاۚ وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيْمُ ٢٥٥

Artinya: “Allah, tidak ada tuhan selain Dia, Yang Maha hidup lagi terus-menerus mengurus (makhluk-Nya). Dia tidak di landa oleh kantuk dan tidak (pula) oleh tidur. Milik-Nyalah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Tidak ada yang dapat memberi syafaat di sisi-Nya tanpa izin-Nya. Dia mengetahui apa yang ada di hadapan mereka dan apa yang ada di belakang mereka. Mereka tidak mengetahui sesuatu apa pun dari ilmu-Nya, kecuali apa yang Dia kehendaki. Kursi-Nya (ilmu dan kekuasaan-Nya) meliputi langit dan bumi. Dia tidak merasa berat memelihara keduanya. Dialah yang Mahatinggi lagi Mahaagung.”

7 Masjid Tertua di Amerika yang Masih Kokoh Sampai Sekarang

masjid di maerika

Masjid di Amerika – Belum ada catatan yang jelas kapan orang muslim masuk ke Amerika untuk pertama kalinya. Namun, sejarawan percaya kehadiran mereka berasal dari wilayah Senegambia di Afrika pada awal abad ke-14. Ada juga klaim bahwa Christopher Columbus menggunakan buku seorang muslim Portugis untuk melakukan perjalanan ke Dunia Baru pada abad ke-12.

masjid di maerika

Hal lain yang menjelaskan itu ialah bahwa gelombang pertama Muslim di Amerika adalah budak Afrika yang 10 hingga 15 persenya adalah Muslim. Para budak Muslim ini diyakini harus mempraktikkan agama mereka secara rahasia. Masjid paling awal di AS didirikan oleh umat Islam, sebagian besar dari Suriah dan Libanon, yang berimigrasi ke Amerika antara 1878 hingga 1924.

Banyak masjid ini telah digunakan secara terus menerus dan masih berdiri kuat bahkan ketika Islamofobia meningkat di Barat, khususnya di Amerika Serikat. Untuk itu, berikut tujuh masjid tertua di Amerika Serikat yang bisa Anda baca.

1. Masjid Al-Sadiq, 1921/1922

masjid di amerika

Masjid Al-Sadiq di Chicago diyakini sebagai masjid tertua di Amerika Serikat. Masjid ini dijalankan oleh Komunitas Muslim Ahmadiyah, yang merupakan komunitas Muslim tertua di Amerika.

Salah satu misionaris Muslim pertama yang dikirim ke Amerika Serikat adalah Mufti Muhammad Sadiq, yang mendirikan markas besar gerakan nasional dan Masjid pertama di negara itu yang dikenal sebagai Masjid Al-Sadiq sekitar awal tahun 1920.

Masjid Al-Sadiq masih beroperasi oleh Komunitas Muslim Ahmadiyah hari ini. Imam Azam Akram saat ini melayani sebagai Misionaris dan Imam masjid.

2. Masjid Induk Amerika, 1934

sejarah masjid

Masjid Induk Amerika adalah bangunan pertama yang dirancang dan dibangun untuk menjadi masjid. Masjid ini awalnya disebut Kuil Muslim dan selesai pada 15 Februari 1934 di Cedar Rapids, Iowa.

Meskipun Masjid Induk Amerika masih beroperasi hari ini, ia dilanda banjir besar pada tahun 2008. Ruang bawah tanah masjid banjir dan sayangnya, Al-Qur’an serta permadani tertua komunitas hancur.

Mereka telah dibawa ke A.S. oleh nenek moyang komunitas Muslim Cedar Rapids dan berasal dari Kekaisaran Ottoman (Suriah modern dan Libanon). Untungnya lantai utama Masjid Induk tidak tersentuh dan bangunan masih berdiri.

3. Kelompok Muslim Amerika Dearborn, 1938

masjid di amerika

Masjid Kelompok Muslim Amerika Dearborn, Michigan didirikan pada tahun 1938. Ini adalah masjid tertua di negara bagian Michigan.

Awalnya, masjid ini bermula di sebuah rumah kecil tetapi komunitas Muslim di daerah tersebut telah tumbuh. Selama bertahun-tahun, masjid telah mengalami beberapa ekspansi dan saat ini berada di sebuah bangunan besar yang menempati 48.000 kaki persegi.

Pada awal 1980-an, masjid mulai mengirimkan doa melalui pengeras suara menandakan seberapa besar komunitas telah tumbuh dan itu adalah masjid pertama di Amerika Serikat yang melakukannya. Menurut situs American Moslem Society, saat ini ada rencana untuk meningkatkan masjid lagi.

4. Masjid Fazl Amerika, 1950

masjid

Masjid Fazl Amerika berada di Washington, DC. Didirikan sebagai markas untuk Komunitas Muslim Ahmadiyah Amerika pada tahun 1950.

Bangunan awalnya dibangun pada awal abad ke-20, dipilih oleh Khalil Nasir, pemimpin nasional Gerakan Ahmadiyah dalam Islam di waktu.

Masjid Fazl Amerika adalah markas Ahmadiyah sampai 1994 lalu ia pindah ke Masjid Bait ur-Rahman di Silver Spring, Maryland.

Masjid ini masih terbuka untuk layanan dan acara hari ini. Ada juga wisma bagi pengunjung di Masjid Fazl Amerika.

5. Islam California Selatan, 1952

masjid

Pusat Islam California Selatan di dirikan pada tahun 1952 oleh sekelompok kecil orang muslim. Menurut salah satu pendiri masjid, Abed Awad, kelompok itu menyewa sebuah bangunan kecil di Hollywood dan menyebut diri mereka sebagai Asosiasi Muslim Amerika di Los Angeles.

Sekitar tahun 1966, ketika komunitas tumbuh lebih besar, Dewan Direktur Islamic Center menyetujui peraturan, mengorganisasi perpustakaan Islam, memulai buletin, dan mengelola layanan konsultasi.

Mereka juga mengubah nama mereka menjadi Islamic Foundation of Southern California.

Yayasan memindahkan masjid ke lokasi saat ini pada tahun 1976 dan terus menjadi tuan rumah layanan reguler serta mengoperasikan New Horizon School (prasekolah).

6. Islam Washington, 1952

masjid amerika

Pusat Islam Washington di buka pada tahun 1952. Lalu dilakukan upacara dedikasi resmi pada tahun 1957.

Gagasan untuk Pusat Islam Washington di mulai pada tahun 1944 setelah Mr. M. Abu Al Hawa dan mantan Duta Besar Mesir, Mr. Mahmood Hassan Pasha, bercakap-cakap tentang membangun masjid di Washington, DC.

Setelah perbincangan itu, sekelompok diplomat dan muslim Amerika membentuk Yayasan Masjid Washington guna mengumpulkan dana untuk masjid.

Tanah itu di beli pada tahun 1946 dan batu penjuru diletakkan pada tahun 1949. Pusat Islam Washington di rancang oleh Mario Rossi, seorang arsitek Italia yang di kenal membangun masjid di Mesir.

Presiden AS Dwight D. Eisenhower menghadiri upacara penahbisan masjid dan berbicara tentang keindahan Islam dan kebebasan beragama di Amerika.

7. Komunitas Muslim Chicago, 1969

muslim community center

Pada tahun 1969, sekelompok Muslim dari berbagai latar belakang memutuskan untuk mendirikan Pusat Komunitas Muslim (MCC) di Chicago.

Pusat Komunitas Muslim bukanlah masjid pertama di Chicago atau AS, itu adalah salah satu organisasi induk dari banyak kelompok dan masjid muslim Amerika lainnya.

Pusat Komunitas Muslim telah berkembang dalam beberapa dekade terakhir dan sekarang menjalankan dua masjid tambahan dan dua sekolah (pusat pendidikan).

MCC juga menawarkan banyak program berbeda untuk muslim dan nonmuslim di wilayah Chicagoland, termasuk penjangkauan, program penyaringan kesehatan, dan konseling.

Itulah 7 masjid tertua di Amerika, dengan membaca ini kita bisa tau sejarah perkembangan islam di Ameika yang belum kita ketahui sebelumnya.

Gara-Gara Hutang, Guru Ngaji Sampai Berbuat Nekat

baru

Baru – Pencuri hiasan emas seberat 2,6 Kg di kubah masjid Maluku akhirnya ditangkap pihak kepolisian. Tertangkapnya Guru ngaji berusia 67 tahun itu beralasan mempunyai banyak hutang.

baru

Polisi mengungkap motif tersangka AG, pria berusia 67 tahun (sebelumnya ditulis 37 tahun), pelaku pencurian emas 2,6 kilogram di hiasan makara kubah Masjid Al-Huda di Kabupaten Buru, Maluku. Pelaku nekat mencuri hiasan emas di masjid itu karena terlilit hutang.

baru

“Dari pengakuan dia (tersangka AG) sementara terlilit hutang,” kata Kapolres Buru AKBP Sulastri Sukijangi kepada detikcom, Senin (11/3/2024).

Sulastri mengatakan, motif utama tersangka AG mencuri karena kebutuhan ekonomi. Kata Sulastri, pelaku menyampaikan hal itu saat diperiksa tim penyidik Satreskrim Polres Buru.

Baca Juga : Telusuri Masjid Al Dahab Manila, Filipina

“AG banyak hutang piutang sehingga berani mencuri hiasan emas tersebut,” jelasnya. Dari tangan tersangka AG, disita barang bukti berupa makara kubah masjid mengandung emas 2,6 kilogram. Polisi juga mengamankan barang bukti lain yang digunakan pelaku dalam melancarkan aksinya.

“Selain itu, penutup wajah (karpus) warna hitam, tangga kayu, dua buah baju, celana, tali, paku dengan besi dan manik-manik yang terpisah dari emas tersebut,” ujarnya. Diberitakan sebelumnya, tersangka AG ditangkap aparat Polres Buru pada Jumat (8/3) di halaman Masjid Al-Ikwan, Kota Namlea. Pelaku ditangkap saat hendak kabur ke Maluku Utara (Malut).

baru

“Kita bergerak cepat dan menangkap dia (tersangka AG),” kata Kapolres Buru AKBP Sulastri Sukijangi kepada detikcom, Senin (11/3).

Kasus pencurian emas di hiasan kubah Masjid Al-Huda, Desa Kaiely, Kecamatan Teluk Kaiely itu pertama kali disadari warga bernama Ibrahim pada Senin (4/3) sekitar pukul 07.00 WIT. Raja Petuanan Negeri atau Desa Kaiely, Fandi Ashari Wael mengatakan Ibrahim saat itu sedang menyeruput kopi di teras rumahnya, tepatnya di depan masjid.

“Namun dia merasa janggal setelah melihat makara kubah emas masjid berukiran lafaz Allah sudah tidak ada lagi di tempatnya,” ungkap Fandi, Selasa (5/3).

Informasi pencurian itu lantas menyebar dan membuat warga desa menjadi geger. Mereka tak menyangka makara kubah emas seberat 2,6 kilogram pemberian para penambang emas Gunung Botak itu bisa dicuri.

Ada Yang Tahu, Alasan Kenapa Masjid Punya Kubah?

arikel mustaka

Kubah menjadi bagian integral dari identitas arsitektur Islam dan telah menjadi ciri khas dari masjid-masjid di seluruh dunia selama berabad-abad.
Kubah masjid adalah salah satu fitur arsitektur yang paling mencolok dalam banyak masjid di seluruh dunia.

Kubah Masjid Mustaka

Alasan utama mengapa setiap masjid memiliki kubah bisa bervariasi

Tradisi Islam : Kubah memiliki akar dalam tradisi arsitektur Islam. Pertama kali digunakan dalam arsitektur Islam pada abad ke-7 Masehi, ketika Masjid Nabawi di Madinah, yang dibangun oleh Nabi Muhammad SAW, sebagai bagian dari desainnya. Penggunaan kubah ini kemudian menjadi ciri khas arsitektur masjid di seluruh dunia.

kubah masjid

Identitas Islam: Kubah telah menjadi ciri khas arsitektur Islam, menandakan keberadaan masjid sebagai tempat ibadah Muslim. Kubah yang khas dapat membantu membedakan masjid dari bangunan keagamaan lainnya.

kubah masjid

Simbolisme : Kubah dalam arsitektur Islam sering kali di anggap sebagai simbol dari langit atau alam semesta. Ini mencerminkan kebesaran dan keagungan Allah serta merupakan simbol spiritualitas dan transendensi, serta mengingatkan umat Muslim akan kebesaran Allah. Kubah yang tinggi menyoroti tujuan spiritual dari masjid sebagai tempat ibadah dan Simbolisme ini juga mencerminkan kebesaran Allah sebagai atap langit dan bumi. Dengan melihat kubah di atas masjid, umat Muslim di ingatkan keagungan yang melekat pada agama mereka.

Akustik : Kubah memiliki efek yang baik pada akustik dalam masjid. Bentuk kubah yang melengkung membantu menyebarkan suara imam khutbah dan bacaan Al-Quran ke seluruh ruang dengan lebih merata, sehingga memudahkan jamaah untuk mendengarkan dengan jelas.

kubah masjid

Fungsi Praktis : Kubah sering kali di lengkapi dengan jendela atau lubang ventilasi di bagian atasnya. Memungkinkan cahaya matahari masuk ke dalam masjid. Hal ini memungkinkan pencahayaan alami masuk ke dalam masjid, mengurangi ketergantungan pada penerangan buatan dan menciptakan lingkungan yang lebih nyaman untuk beribadah. kubah juga memiliki fungsi dalam menjaga suhu dalam ruangan. Terbuat dari bahan yang tepat dapat membantu menjaga suhu di dalam masjid tetap sejuk pada siang hari dan hangat pada malam hari.

packingmustaka

Identitas Visual : Memberikan sentuhan estetika dan keindahan pada arsitektur masjid. Desain kubah yang indah dan mengesankan seringkali menjadi daya tarik bagi umat Muslim dan pengunjung non-Muslim.

Masjid Menara Kudus: Jejak Bersejarah Islam di Jawa Tengah

masjid menara

Masjid Menara Kudus adalah salah satu peninggalan bersejarah yang membanggakan di Indonesia. Terletak di Kudus, Jawa Tengah, masjid ini bukan hanya sebuah tempat ibadah. Tetapi juga sebuah landmark yang mewakili keberagaman budaya dan warisan Islam di Indonesia.

masjid menara

Sejarah

Masjid Menara Kudus di bangun pada tahun 1549, saat seorang pedagang Tionghoa bernama Zheng He berdakwah di pulau Jawa. Zheng He di kenal sebagai seorang Muslim yang memperkenalkan agama Islam di wilayah tersebut. Dalam perjalanannya, ia membangun sebuah masjid kecil di daerah yang kini dikenal sebagai Kudus. Namun, masjid ini mengalami perubahan signifikan pada abad ke-16. Salah satu tokoh penting dalam sejarah Islam di Indonesia, yaitu Sunan Kudus. Sunan Kudus adalah salah satu dari sembilan wali yang dikenal sebagai Wali Songo, para penyebar agama Islam di pulau Jawa.
Masjid ini menjadi salah satu pusat penyebaran agama Islam di Jawa Tengah. Bangunan masjid ini juga merupakan contoh arsitektur yang mencerminkan perpaduan antara gaya Jawa dan Tiongkok, yang mencerminkan keragaman budaya dan pengaruh yang kuat dalam sejarah perkembangan Islam di wilayah ini.

Arsitektur

Salah satu ciri khas yang paling menonjol dari Masjid Menara Kudus adalah menaranya yang tinggi. Menara ini menjadi ikonik dan menjadi ciri khas yang mudah di kenali dari jauh. Arsitektur masjid ini juga mencerminkan keindahan dan keanggunan, dengan detail-detail ukiran dan ornamen yang memikat. Menara tersebut bukan hanya sebagai tempat adzan, tetapi juga sebagai simbol kehadiran Islam di wilayah tersebut.

sketsa menara kudus

Pentingnya Masjid Menara Kudus

Masjid Menara Kudus bukan hanya merupakan tempat ibadah, tetapi juga sebuah situs bersejarah yang memiliki nilai yang sangat penting bagi masyarakat Indonesia. Masjid ini menjadi saksi bisu dari perkembangan Islam di Indonesia dan menjadi tempat yang memberi inspirasi dan ketenangan bagi jamaah yang datang dari berbagai penjuru.

kubah masjid

Destinasi Wisata Religi

Selain menjadi tempat ibadah, Masjid Menara Kudus juga menjadi destinasi wisata religi bagi banyak orang. Wisatawan lokal maupun mancanegara sering mengunjungi masjid ini untuk mempelajari sejarah Islam di Indonesia dan menikmati keindahan arsitektur serta lingkungan sekitarnya.

kubah masjid

Dengan demikian, Masjid Menara Kudus adalah salah satu dari sedikit peninggalan bersejarah yang masih tegak berdiri dan berfungsi hingga saat ini. Sebagai representasi dari keberagaman budaya dan warisan Islam di Indonesia, masjid ini patut di jaga dan di lestarikan agar dapat terus menjadi saksi bisu dari perjalanan panjang agama Islam di tanah air.

Stainless Gold: Kilauan Elegan dan Kekuatan Tahan Lama

stainless

Stainless Gold merupakan suatu inovasi dalam dunia material konstruksi dan desain interior yang menggabungkan keindahan estetika emas dengan keunggulan tahan lama dari stainless steel. Material ini muncul sebagai solusi elegan untuk berbagai kebutuhan, dari perabotan rumah tangga hingga elemen arsitektur, memberikan sentuhan kemewahan dan ketahanan yang luar biasa.

Keistimewaan Stainless Gold:

jenis stainless

1. Tahan Karat dan Korosi: Stainless Gold didasarkan pada bahan stainless steel yang terkenal dengan kekuatan tahan karat dan korosinya. Kombinasi logam dasar yang kuat dengan lapisan emas memberikan perlindungan ganda terhadap faktor-faktor lingkungan yang dapat merusak material.

kubah masjid

2. Estetika Berkelas: Kesenangan emas yang bersinar dan berkilau pada Stainless Gold memberikan sentuhan estetika yang berkelas dan mewah. Material ini memberikan kemungkinan untuk menghadirkan kemewahan emas dalam berbagai desain interior dan eksterior.

stainless

3. Fleksibilitas Desain: Kelebihannya adalah kemampuannya untuk diubah dan diproses sesuai dengan berbagai kebutuhan desain. Ini membuatnya cocok untuk berbagai proyek, mulai dari furnitur hingga perlengkapan dapur, serta elemen arsitektur eksterior.

4. Daya Tahan Terhadap Suhu Ekstrim: Mampu bertahan pada suhu ekstrim tanpa mengalami deformasi atau perubahan warna. Hal ini menjadikannya pilihan yang ideal untuk lingkungan yang mengalami fluktuasi suhu yang signifikan.

stainless

5. Perawatan Mudah: Kelebihan lainnya adalah kemudahan dalam perawatan. Cukup dengan pembersihan rutin menggunakan bahan lembut, dapat tetap bersinar dan mempertahankan keindahannya selama bertahun-tahun.

stainless

6. Penggunaan yang Luas: Dapat di gunakan dalam berbagai aplikasi, termasuk perabotan rumah tangga seperti kitchen set, meja, kursi, dan perlengkapan dapur. Selain itu, material ini dapat di gunakan untuk aksen arsitektur pada bangunan, seperti pagar, tangga, dan ornament eksterior.

kubah masjid

Kesimpulan:

Stainless Gold menghadirkan kombinasi yang menakjubkan antara kekuatan tahan lama stainless steel dan keindahan estetika emas. Material ini membuka peluang baru dalam dunia desain interior dan konstruksi, memberikan pilihan yang elegan dan praktis untuk menciptakan ruang yang memukau dan tahan lama. Dengan keunggulannya yang mencakup tahan karat, keindahan, dan fleksibilitas desain, Stainless Gold dapat menjadi pilihan utama bagi mereka yang menginginkan kemewahan yang tahan lama.

Fakta Masjid Agung As syuhada Pamekasan

Masjid Agung As syuhada

 Fakta Masjid Agung As syuhada Pamekasan – Pada tahun 1530 Masehi, Pangeran Ronggosukowati di angkat sebagai raja di Keraton Pamellingan Pamekasan, Jawa Timur. Ia menggantikan ayahnya, Pangeran Bonorogo yang wafat di tahun tersebut.

Masjid Agung As syuhada

Ronggosukowati di daulat sebagai raja pertama yang menganut agama Islam. Sebagai raja Islam pertama, Ronggosukowati kemudian mendirikan masjid yang dikenal dengan nama Masegit Rato atau masjid raja. Kala itu masjid dibangun cukup sederhana dengan kapasitas jemaah 40 orang lebih sebagai syarat sahnya pelaksanaan ibadah shalat Jumat.

Masjid As syuhada

Namun setelah Keraton Pamellingan Pamekasan di taklukkan kerajaan Mataram, Sultan Agung memerintahkan penggusuran masjid raja dan menggantinya dengan model masjid baru mode Mataram. Masjid baru mode Mataram ini berupa atap tajung tumpang tiga berbentuk segi empat, mirip dengan Pura, bangunan tempat ibadah umat Hindu.

Saat itu Pangeran Gunungsari bergelar Adikoro I Putra Pangeran Megat Sekar atau cucu Raja Ronggosukowati yang berkuasa mewakili kekuasaan Mataram. Masjid lama digusur diganti model ala Mataram pada tahun 1624 Masehi.

Masjid Agung As syuhada

Setelah melalui perubahan tahun demi tahun renovasi kedua Masjid Agung Asy yuhada Pamekasan kemudian di lakukan pada tahun 1922 saat pemerintahan di pimpin Bupati R. Abd Jabbar. Karena jumlah jemaah yang semakin meningkat renovasi perluasan masjid di lakukan pada bagian samping dan depan.

Setelah mengalami perluasan bangunan, tahun 1939 masjid di rombak total atas anjuran Gubernur Jawa Timur van der Plass kepada Bupati Pamekasan saat itu R. Abd Azis. Bangunan baru ini menggunakan model masjid wali sanga yaitu segi empat beratap tajung tumpang tiga.

masjid agung

Masjid model baru itu tidak memiliki serambi. Namun tiang angungnya terdiri dari 16 pilar. Filosofi 16 pilar tersebut menunjukkan bahwa masjid raja di bangun pada abad ke-16 maseh. Setahun setelah renovasi, pada 25 Agustus 1940, masjid raja di resmikan dengan nama Masjid Jami Kota Pamekasan. Ada penambahan bangunan dua menara di bagian depan masjid sebelah kanan dan kiri dengan ketinggian 20 meter.

Perubahan Nama Masjid Agung As syuhada

Masjid As syuhada

Pada tahun 1947, para pejuang orang Madura menolak di jajah kembali oleh Belanda dan ini menjadi latarbelakang perubahan nama Asy Syuhada pada masjid tersebut. Para pejuang yang terdiri dari pasukan Hizbullah dan Sabilillah melakukan serangan umum terhadap Belanda.

Serangan umum pada tanggal 16 Agustus 1947, banyak menelan korban baik dari kubu Belanda maupun syuhada. Belanda berhasil di pukul mundur ke arah selatan. Sedangkan di depan masjid, sekitar 1.500 mayat syuhada bergelimpangan melawan 50.000 pasukan Belanda dan ribuan mayat syuhada itu di kubur, depan halaman masjid.

Masjid Agung As syuhada

Sebagai penghargaan atas perjuangan syuhada, maka namanya di abadikan menjadi nama masjid yakni Masjid Agung Assyuhada. Perubahan nama masjid ini di lakukan setelah renovasi total pada September 1995 di bawah kepemimpinan Bupati Subagio.

Bentuk masjid lebih modern dengan bangunan seluruhnya menggunakan cor beton. Ada 360 batang cor beton yang di tancapkan ke bumi untuk memperkuat bangunan. Sebab lokasi masjid berada di pinggir sungai yang rawan longsor. Sampai saat ini, masjid Agung Assyuhada Pamekasan masih kokoh dengan bangunan tiga lantai.

Demikian beberapa fakta tentang perubahan demi perubahan dari Masjid Asy Syuhada yang kita kenal saat ini. Semoga kita bisa mendapatkan pelajaran yang berharga dari fakta ini. Semoga bermanfaat.

Diperebutkan! Sejarah Masjid Al Aqsa

masjid al aqsa

Mustaka – Masjid Al Aqsa adalah salah satu masjid suci umat Islam, selain Masjidil Haram di Mekah dan Masjid Nabawi di Madinah. Masjid tersebut berada di Yerusalem Timur, wilayah Kota Tua yang kini berada dalam kekuasaan Israel. Tempat suci ini menjadi saksi dalam konflik berkepanjangan penganut tiga agama; Yahudi, Kristen, dan Islam.

masjid al aqsa

Masjid Al Aqsa adalah keseluruhan dari kompleks Al-Haram Asy-Syarif, Al-Quds, seluas 14 hektare. Di kompleks tersebut, terdapat Jami’ Al Aqsa kubah berwarna perak, dan Dome of The Rock, Qubbah Shakhra’.

Dilansir dari berbagai sumber lain, Masjid Al Aqsa yang berada di Kota Tua Yerusalem memiliki arti penting dan sangat sensitif bagi Israel dan Palestina dari dimensi agama dan kepercayaan sehingga diperebutkan. Hal ini karena Masjid Al Aqsa di percaya sebagai tempat dimana Nabi Muhammad SAW melakukan perjalanan Isra Mi’raj ke surga.

Sama halnya dengan umat muslim, bagi warga Israel Masjid Al Aqsa atau Temple Mount di pandang sebagai tempat tersuci dalam agama Yahudi. 

Temple Mount (Bukit Bait Suci) adalah sebuah bukit yang berada di Kota Lama Yerusalem. Selama ribuan tahun, tempat tersebut di muliakan sebagai tempat suci oleh Agama Yahudi, Kristen dan juga Islam.

masjid al aqsa

Pasalnya, mereka percaya bahwa Raja Salomo membangun kuil Yahudi pertama di sana pada 3.000 tahun yang lalu. Kemudian Bangsa Romawi menghancurkan kuil kedua di lokasi tersebut pada 70 M. Baru setelah itu di bangunlah Masjid Al Aqsa oleh khalifah kedua Islam, Omar.

Bangunan suci tersebut menjadi sumber konflik berkepanjangan antara Israel dan Palestina. Salah satu pemicu konflik adalah adanya pergerakan dari kaum Yahudi untuk beribadah di kompleks suci tersebut.

Kepemilikan Masjid Al Aqsa merupakan salah satu isu dalam konflik Israel-Palestina. Israel mengklaim kekuasaan atas masjid tersebut dan juga seluruh Bukit Bait Suci. Tetapi Palestina memegang perwalian secara tak resmi melalui lembaga wakaf. Selama negosiasi di Pertemuan Camp David 2000, Palestina meminta kepemilikan penuh masjid ini serta situs-situs suci Islam lainnya yang berada di Yerusalem Timur. Namun, Al-Aqsa sebetulnya tidak bisa di klaim sebagai milik umat Islam saja.

masjid al aqsa

>Mengutip Britannica, bagi Yahudi, Al-Aqsa adalah sesuatu yang penting karena di sana lah tempat keberadaan kuil-kuil Yahudi yang tercantum di kitab sucinya. Di bagian Barat, terdapat tembok ratapan yang memiliki tingkat kesucian tinggi. Ini di sebabkan karena tembok itu di percaya sebagai sisa-sisa Kuil Kedua Yahudi yang di hancurkan Romawi pada 70 Masehi.

Lalu, bagi Islam kompleks ini adalah kiblat pertama bagi umat Islam di seluruh dunia sebelum Ka’bah. Sedangkan, bagi umat Kristiani, kompleks Al-Aqsa dan kota Jerussalem di yakini sebagai tempah penyembelihan Ismael (Ismail) yang di lakukan Abraham (Ibrahim.)

masjid al aqsa

Akibat tempat itu memiliki arti penting bagi ketiga agama, maka kerap kali menjadi ‘sengketa’. Perserikatan Bangsa-Bangsa pun sebetulnya sudah menetapkan kawasan itu menjadi warisan dunia.

Status itupun di barengi oleh kedudukan khusus di bawah naungan PBB untuk menghindari konflik terbuka. Namun, seiring memanasnya masalah Israel-Palestina, Masjid Al-Aqsa selalu menjadi area konflik terbuka. Dengan sewenang-wenang, polisi Israel kerap melakukan represi kepada umat Muslim yang sedang beribadah.

Kondisi ini makin parah ketika Jerussalem resmi diakui sebagai ibukota Israel, dan Amerika Serikat secara resmi mendukungnya dengan memindahkan kedutaan besarnya di kota tersebut.

3 Masjid yang Tetap Kokoh Setelah Bencana Alam

masjid baiturrahman

3 Masjid yang Tetap Kokoh Setelah Bencana Alam – Menjadi negara kepulauan, membuat Indonesia kerap kali dilanda bencana alam. Mulai dari Gunung Merapi meletus, tsunami puluhan meter, hingga gempa bumi. Di saat banyak bangunan yang porak-poranda akibat bencana alam. Namun, ternyata beberapa bangunan masjid justru masih kokoh berdiri meski telah terkena goncangan.

Berikut masjid yang kokoh meski telah di landa bencana alam. Berikut ulasan selengkapnya dirangkum dari berbagai sumber oleh Mustaka, Senin (12/12/2022).

1. Masjid Baiturrahman, Aceh

masjid baiturrahman

 

Pada 26 Desember 2004 silam, Aceh di terjang bencana Tsunami setinggi puluhan meter. Seluruh bangunan nampak luluh-lantah dengan tanah. Bahkan setelahnya di susul dengan goncangan gempa berkekuatan 8,9 SR. Pada waktu itu, Masjid Baiturrahman menjadi satu-satunya bangunan yang masih berdiri kokoh. Bahkan masyarakat pun menggunakan masjid ini sebagai tempat berlindung.

2. Masjid Al-Mujahidin, Yogyakarta

masjid

Pada satu dekade yang lalu, yakni 26 Oktober 2010, letusan Gunung Merapi mengeluarkan lava pijar yang mengancam daerah di lereng gunung. Akibatnya, hal ini mendorong warga untuk mengungsi dari awan panas yang keluar dari Gunung Merapi. Sejumlah bangunan tampak mengalami kerusakan akibat tak tahan dengan awan panas. Namun, hal tersebut tak di alami oleh Masjid Al-Mujahidin yang hingga kini masih tetap kokoh berdiri.

3. Masjid Argam Bab Al Arham, Sulawesi Tengah

masjid

Ketika bencana alam memporak-porandakan Palu dan Donggala pada tahun 2018 lalu, banyak bangunan hancur tak terselamatkan akibat terjangan tsunami. Namun, berbeda halnya dengan Masjid Argam Bab Al Arham. Di saat bangunan di sekitarnya hancur, namun masjid yang terletak di pinggir Pantai Talise ini nampak utuh dan mengapung meski bergeser dari posisi awalnya.

Artikel ini rangkum dari beberapa sumber oleh Admin Mustaka/BN