Mengenal GRC Kelebihan Dan Kekurangannya

pemasangan kubah baitunnur

Mengenal GRC ? Pernahkah Anda mendengar GRC ? Fiber glass reinforced concrete atau GFRC adalah jenis beton yang di perkuat dengan serat kaca. Produk ini juga di kenal sebagai beton bertulang glassfibre atau GRC dalam bahasa pasar internasional. GRC merupakan material komposit yang terdiri dari pasir halus, semen, polimer akrilik, air, agregat, serta kaca serat tahan alkali.

Kekuatan bahan GRC bagian utama yang menahan beban adalah serat. Serat memberikan penguat untuk beton dan fungsi lainnya dalam material komposit. Serat kaca dapat di masukkan ke dalam matriks beton baik dalam susunan yang continue atau terputus-putus.

Mengenal GRC

Dalam bentuk ini, baik serat dan beton mempertahankan identitas fisik dan kimianya, menawarkan kombinasi sifat sinergis yang tidak dapat di capai bila komponen bekerja sendiri.

GRC memiliki tampilan umum seperti juga panel beton pra-cetak, tetapi berbeda dalam beberapa hal yang signifikan. Misalnya, panel GFRC, rata-rata, beratnya jauh lebih ringan dari panel beton pra-cetak dan lebih tipis. Bobotnya yang rendah mengurangi beban pada komponen struktural bangunan sehingga membuat konstruksi rangka bangunan lebih ekonomis.

Mengenal GRC

Keunggulan GRC
  • Sebagai bahan bangunan inovasi baru, GRC memiliki banyak kelebihan di bandingkan dengan bahan lainnya, antara lain:
  • GRC termasuk bahan yang ringan dan kuat, sehingga tidak membebani struktural
  • Tahan terhadap cuaca, kelembaban dan panas
  • Tidak mudah terbakar api sehingga aman
  • Tahan lama, tidak mengalami pembusukanPemasangan GRC yang lebih cepat sehingga lebih efisien dari segi waktu
  • Permukaannya yang halus sehingga hasilnya akan lebih rapi
  • Mudah di finishing, hasil yang lebih rapi dan cocok untuk eksterior dan interior
  • GRC termasuk mudah dalam perawatannya sehingga menghemat biaya maintenance
  • GRC merupakan material yang fleksibel, bisa di tekuk dan di lengkungkan
Kekurangan GRC

Selain memiliki kelebihan ternyata GRC juga memiliki kelemahan jika kita menggunakan bahan GRC pada proyek.

  • Pembuatan GRC harus melalui pabrik, sulit dibuat manual tanpa ahli yang handal
  • Bentuk GRC tidak bisa dibuat custom, harus dipesan dengan jumlah tertentu
  • Harga GRC relatif lebih mahal dibandingkan dengan beton konvensional
Mengenal GRC

Aplikasi Untuk GRC
Ada banyak sekali bagian bangunan yang bisa menggunakan bahan GRC ini. 

  • Panel Dekoratif
  • Cladding Eksterior (shell)
  • Dinding Interior
  • Penutup Lantai
  • Penutup Plafon
  • Kubah Masjid
  • Lisplang Atap
  • Pagar Rumah
  • Loster / Lubang Angin

Mengenal GRC? Mungkin sebagai konsumen paling tidak kita tahu beberapa keunggulan dan kekurangan serta cara yang tepat untuk mengaplikasikan material tersebut.

Artikel ini diolah dari berbagai sumber.

Apa itu Aluminium Composite Panel?

Aluminium Composite Panel

Aluminium Composite Panel (ACP) adalah perpaduan antara plat aluminium dan bahan composite. Jadi, bahan bangunan ini terbuat dari bahan polyethylene yang di lapisi dengan lembaran aluminium pada kedua sisinya. Lembaran aluminium composite panel sendiri merupakan lembaran yang kaku dan kuat namun memiliki berat yang relatif ringan.

Aluminium Composite Panel

 

Biasanya bahan bangunan ini bergunakan untuk melapisi dinding eksterior ataupun interior bangunan. Karena, material ini tersedia dalam warna metalik dan non logam sehingga dapat menambahkan kesan artistik dan mewah pada fasad bangunan. Kini, material ini juga banyak di pergunakan untuk rumah minimalis bahkan sampai kontruksi kubah masjid. Juga, bagi Anda yang tertarik menggunakan aluminium composite panel pada bagian interior, material ini dapat Anda gunakan untuk partisi, penutup kolom, juga untuk plafond.

Aluminium Composite Panel

Sebelum membeli aluminium composite panel untuk kebutuhan bangunan Anda, kenali dulu kedua jenisnya berikut ini. Karena keduanya memiliki perbedaan kegunaan.

  1. Jenis Polyester (PE) : jenis ACP yang pertama ini biasa di gunakan untuk interior bangunan. Tipe ini lebih murah di pasaran karena lebih tipis dan hanya menggunakan satu kali lapisan.
  2. Jenis PVDF (Poly Vinyl De Flouride) : kalau jenis ACP yang kedua ini biasa digunakan pada bagian eksterior bangunan. Dapat dikombinasikan dengan kaca, papan reklame, ataupun panel kubah masjid. Keunggulannya yaitu tahan terhadap segala jenis cuaca sehingga warnanya bisa lebih tahan lama meskipun terkena hujan atau panas.
Kelebihan Aluminium Composite Panel
  • Memiliki bobot yang ringan
  • Memiliki permukaan yang rata dan halus
  • Mempunyai daya tahan tinggi terhadap perubahan cuaca dan iklim
  • Lebih ramah lingkunganBahan bangunan yang bagus untuk dekorasi, baik untuk eksterior maupun interior
  • Mudah untuk diaplikasikan dalam berbagai desain berkonsep modern
  • Tersedia dalam berbagai macam warna dan juga pola yang dapat dipilih
  • Composite mudah dibentuk, dilipat, dibor dan dilengkungkan dengan menggunakan peralatan yang sederhana
  • Bahan intinya terbuat dari polyethylene sehingga lembarannya tahan api
  • Kuat dan tahan karat
  • Mudah untuk dibersihkan

Aluminium Composite Panel

Kekurangan ACP
  • Di lansir dari arsitag.com, terdapat hasil penelitian yang menyatakan bahwa bahan inti yang terbuat dari polyethylene dan lem pengikat ke lapisan aluminium akan mengeluarkan gas beracun dalam suhu panas yang tinggi
  • Dalam suhu tinggi, lapisan intinya juga bisa menggelembung sehingga akan mengakibatkan permukaan aluminium tidak rata dan dapat mengurangi keindahanACP juga kurang kuat terhadap tekanan angin sehingga dalam konstruksi yang kurang baik akan berisiko terhadap keselamatan
  • Jika sistem grounding kurang bagus terhadap bangunan utama, lembaran cukup berisiko terhadap sambaran petir

Setelah mengetahui lebih banyak soal aluminium composite panel, apakah Anda mulai tertarik untuk mengaplikasikannya pada bangunan rumah? Jangan lupa tetap memperhatikan kelebihan dan kekurangannya.