Cara Tepat Menggerinda Dengan Aman

Mustakagroup.com – Buat kamu yang terbiasa dengan aktivitas pertukangan, kerajinan atau otomotif, pasti sudah tidak asing dengan mesin gerinda tangan. Tapi yang harus diingat, gerinda tangan adalah salah satu perkakas yang paling berbahaya jika tidak digunakan dengan benar.

Mesin gerinda merupakan kategori perkakas serbaguna yang umumnya digunakan untuk memoles, mengasah, mengamplas, dan memotong material logam, kayu, keramik, semen, paving, dan lainnya.

gerinda tangan - artikel mustaka

Banyak sebagian orang yang mengubah mesin gerinda tangan menjadi gergaji potong. Hal ini sebenarnya sangat tidak disarankan. Sebab, putaran per menit (RPM) maksimal gerinda jauh lebih tinggi dibanding mata gergaji.

Dalam dunia perbengkelan atau kerajinan kubah masjid, mesin gerinda tangan umumnya digunakan sebagai perkakas untuk kegiatan mengasah, mengamplas dan memotong rangka besi. Namun penggunaan mesin gerinda sebetulnya masih jauh lebih luas, khususnya di dunia otomotif dan industri.

Cara kerja mesin gerinda adalah dengan menggunakan mata gerinda (grinding wheel) yang berputar dan menyentuh benda kerja. Dari gesekan antara mata gerinda dan benda kerja tersebut akan menimbulkan pembentukan permukaan, pengikisan, hingga pemotongan.

Uniknya, ada jenis batu gerinda yang memiliki campuran berlian di dalamnya, karena berlian merupakan material terkeras sehingga memudahkan kegiatan pemotongan terhadap material yang tingkat kekerasannya dibawahnya.

gerinda tangan - artikel mustaka

 

Hal tersebut berlaku pada setiap jenis mata gerinda, di mana tingkat kekerasan, material, dan diameter disc merupakan prioritas utama dalam pemilihan mata gerinda. Mata gerinda ini perlu disesuaikan dengan setiap benda kerja agar tidak terjadi kesalahan pengerjaan. Kesalahan pengerjaan tersebut dapat menimbulkan bahaya kecelakaan kerja, seperti mata gerinda yang patah/pecah sehingga dapat mengenai bagian tubuh operator.

Berikut tips menggunakan mesin gerinda dengan aman dan benar.

1. Menggunakan alat pelindung diri

gerinda tangan artikel mustaka

Sebelum menggunakan mesin gerinda, pertama-tama selalu kenakan alat pelindung diri (APD) yang sesuai. APD dalam pengoperasian mesin gerinda penting dikenakan karena sifat pekerjaan gerinda yang umumnya banyak menimbulkan percikan api serta pentalan puing di area sekitar.

Namun sebagian orang juga mempertimbangkan alat pelindung diri (APD) ini, tergantung situasi dan keadaan tempat kerja. 

2. Sesuaikan spesifikasi mata gerinda dengan putaran mesin gerinda

gerinda tangan artikel mustaka

Saat hendak memasang mata gerinda, baik berupa piringan, cakram, ataupun cup, selalu periksa spesifikasi pabrikan yang tertera pada label. Jumlah putaran RPM (Rotation per Minute) maksimal pada mata gerinda harus memenuhi atau melebihi RPM maksimal mesin gerinda yang digunakan.

Hal ini dikarenakan spesifikasi mata gerinda yang RPM nya lebih rendah dari putaran mesin gerinda, akan mengakibatkan mata gerinda terlepas saat pengoperasian sehingga beresiko timbulnya kecelakaan kerja.

3. Posisikan sudut potong mengarah keluar

gerinda tangan - artikel mustaka

Dikarenakan mesin gerinda dapat mengikis lapisan permukaan material benda kerja secara cepat, maka posisi sudut penggerindaan pun perlu diarahkan menjauh dari pengguna. Hal ini berguna untuk menghindari percikan api dan serbuk logam langsung ke arah operator.

4. Perhatikan sudut optimal

Saat menggunakan mesin gerinda, kamu juga mesti memerhatikan sudut optimal saat bekerja. Untuk pekerjaan pengamplasan misalnya, gunakan bagian permukaan datar pada roda gerinda, lalu pertahankan sudut kemiringan pada 5-30 derajat antara titik sentuh dengan permukaan benda kerja. Gunakan gaya putaran disertai pemberian tekanan yang cukup untuk memastikan pekerjaan pengamplasan efektif.

gerinda tangan - artikel mustaka

Sedangkan untuk pekerjaan pemotongan, bagian tepi yang tajam pada mata gerinda potong digunakan untuk memotong benda kerja. Oleh karena itu, selalu berhati-hatilah untuk tidak menekuk roda pemotong hingga miring ke segala arah. Selain itu, perhatikan pula bagian penahan yang posisinya harus selalu menutupi sudut arah langsung ke bagian wajah.

Jadi kamu harus selalu berhati-hati menggunakan perkakas berbahaya dan selalu mengutamakan keselamatan ya.